PENELITIAN E-COMMERCE

E-Commerce didefinisikan sebagai pemanfaatan teknologi internet dalam perdagangan. Dengan demikian e-Commerce berkembang karena dipicu oleh perkembangan pesat dalam bidang elektronika, khususnya di bidang informasi dan komunikasi elektronik.

Electronic Commerce (e-Commerce) sangat mendukung dalam peningkatan, pengembangan, suatu perusahaan. Dengan adanya e-commerce akan dapat memberikan suatu kelayakan bagi pihak manajemen dalam memproses berbagai sumberdaya yang digunakan. Diantara sumberdaya tersebut, e-commerce merupakan pendukung manajemen dalam proses pemasaran untuk mencapai tujuan. Hal tersebut dikarena e-commerce dapat merubah bentuk pelayanan yang semula harus datang langsung ke suatu instansi yang dituju ataupun melalui via telepon, tapi sekarang menjadi pelayanan yang on-line disetiap waktu dimanapun berada sehingga dapat memudahkan dalam menangani segala transaksi. Tampilan media e-commerce menjadikan pelanggan dapat leluasa melihat segala aktivitas yang dilakukan oleh sebuah perusahaan dalam memasarkan produknya. Pemasaran terbentuk karena adanya aset yang unik sehingga menjadi sebuah jaringan pemasaran yang terdiri dari perusahaan dan pemercaya (stake horder) pendukung, karyawan, pemasok distribusi, pengecer, agen periklanan dan sebagainya seiring dengan langkah perusahaan membangun hubungan timbale balik yang saling menguntungkan. E-commerce dengan manajemen perusahaan sangat erat kaitannya, karena disini e-commerce berperan sebagai sarana pendukung pemasaran untuk menyampaikan informasi demi mencapai tujuan.

Penggunaan e-commerce di Indonesia masih sangat terbatas. Berdasarkan survey awal masih relatif sedikit perusahaan yang menggunakan e-commerce sebagai sarana untuk kepentingan bisnis. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dikaji tentang motif serta manfaat yang dirasakan oleh perusahaan yang telah menerapkan penggunaan e-commerce dalam kepentingan bisnis. Melalui penelitian ini diharapkan dapat diperoleh gambaran yang jelas tentang motif perusahaan dalam menggunakan e-commerce. Temuan ini sangat penting terutama dalam upaya memberikan informasi yang lebih jelas tentang dasar pertimbangan dalam menggunakan e-commerce dan memanfaatkannya sebagai sarana keunggulan bersaing.

Perdagangan elektronik atau yang lebih dikenal sebagai e – commerce semakin marak akhir – akhir ini. Lebih dari 80% perusahaan yang masuk dalam Fortune 500 memiliki website di internet. Perusahaan – perusahaan itu berlomba – lomba untuk memasarkan produk mereka melalui internet. Agar perusahaan bisa memenangkan persaingan, tentunya dibutuhkan website dengan kemudahan penelusuran data dan cara pemesanan.
Guna memanfaatkan kemajuan teknologi guna menunjang keunggulan dari suatu perusahaan harus dilakukan dengan ebijakan yang terfokus pada metode pemasaran pada perusahaan, salah satunya yaitu dengan melalui e-Commerce. ehubungan dengan itu, pelaku bisnis dalam perusahaan cenderung ingin mendapatkan pemasaran yang efektif dan efisien sebagai sarana informasi dalam transaksi.

Sejalan dengan cepatnya perkembangan bidang teknologi, perusahaan-perusahaan makin dipacu untuk menggunakan teknologi yang maju sebagai senjata untuk tetap survive dan memenangkan persaingan yang kian hari terasa ketat dan keras. Akhir-akhir ini penggunaan internet yang menjurus kepada cyberspace kelihatannya akan mendominasi seluruh kegiatan di atas permukaan bumi di masa kini dan masa datang dan secara umum akan berubah menjadi alat untuk persaingan antara perusahaan yang satu dengan yang lainnya Ini pun akan membawa dampak yang sangat besar bagi setiap perusahaan. Dampak pada aspek persaingan adalah terbentuknya tingkat kompetisi yang semakin tajam. Globalisasi ekonomi juga membuat perubahan menjadi konstan, pesat, radikal, serentak, dan pervasif. Sehingga perusahaan harus memiliki kemampuan yang cepat untuk beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi sehingga perusahaan akan mampu bersaing dengan para kompetitornya. Perkembangan teknologi (tele)komunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut “information age” ini, media elektronik menjadi salah satu media andalan untuk melakukan komunikasi dan bisnis.

Manfaat daripada E-commerce adalah :
Manfaat dari e-Commerce bagi konsumen diantaranya dapat melayani transaksi 24 jam hamper disetiap lokasi, memberikan banyak pilihan pada pelanggan, menyediakan produk yang tidak mahal dengan cara mengunjungi banyak tempat dan melakukan pembandinagn secara tepat, pengiriman menjadi cepat, partisipasi dalam pelayanan maya (virtual action), dapat berinteraksi denagn pelanggan lain dan memudahkan persaingan.

Manfaat e-Commerce bagi masyarakat diantaranya dapat memungkinkan untuk bekerja dirumah, terbatasnya jumlah barang yang dijual, dapat menikmati produk atau jasa yang susah dipasarkan, memfasilitasi layanan public seperti perawatan, kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Dengan adanya berbagai keuntungan e-Commerce, maka terdapat pula keterbatasan dalam kategori teknis dan nonteknis. Keterbatasan Teknis, meliputi:
Adanya kekurangan sistem keamanan, kehandalan, standard dan beberapa protokol komunikasi.

  1. Adanya bandwidthtelekomunikasi yang tidak mencukupi.
  2. Adanya pengembangan perangkat lunak masih dalam tahap perkembangan dan berubah dengan cepat.
  3. Sulit menyatukan perangkat lunak internet dan e-commerce dengan aplikasi dan database yang ada sekarang ini.
  4. Vendor-vendor kemungkinan perlu server web yang khusus serta infrastruktur lainnya selain server jaringan.
  5. Beberapa perangkat lunak e-Commerce mungkin tidak cocok bagi hardware tertentu

DAFTAR PUSTAKA

  1. Jurnal oleh Dina Maulina, 2004, E-Commerce Sebagai Pendukung Pemasaran Perusahaan, Penulisan Ilmiah STMIK AMIKOM Yogyakarta
  2. Jurnal olehNurrahman Adi Putra, 2006, Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepercayaan (Trust) di Sistem E-Commerce, khususnya Perceived Reputation dan Structural Assurance, Skripsi Universitas Airlangga.
  3. http://google.com
  4. http://jurnalskripsi.com
  5. http://one.indoskripsi.com

UTS E-Commerce

Soal UTS  :

  1. Jelaskan bagaimana hubungan E-Commerce terhadap supply chain management
  2. Jelaskan bagaimana E-Commece dapat mengurangi siklus waktu, meningkatkan kinerja karyawan dan memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan
  3. Bandingkan antara “marketplaces” dengan “marketspaces”. Apa keunggulan dan keterbatasan masing-masing!
  4. Bandingkan harga Sony digital Camera pada: shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com.
  5. Situs mana yang memberikan harga terbaik? Dimana anda mendapatkan informasi terbaik?
  6. Jelaskan bagaimana trust, kepuasan, loyalitas konsumen pada E-Commerce
  7. Jelaskan bagaimana penerapan segmentasi pada E-Commerce
    Cari contoh 3 situs yang menerapkan B2B menggunakan E-Commerce. Berikan gambaran tentang situs-situs tersebut.

 

JAWAB :

 

  1. Hubungan E-commerce terhadap SCM
    Era e-commerce telah mengubah cara berbisnis. Penggunaan internet dapat sangat membantu dalam manajemen supply chain. Perusahaan kini dengan mudah dapat berhubungan dengan banyak pihak tanpa harus bepergian sama sekali. Demikian pula pengaturan aliran barang dapat dilakukan dari satu tempat tertentu. Dengan menggunakan internet, yaitu tanpa harus mengembangkan sistem jaringan komputer sendiri,
    contoh sebuah pasar swalayan misalnya dapat mengetahui stok barang di setiap pemasoknya atau di setiap toko atau gudangnya. Demikian pula untuk memuaskan konsumen, barang dapat dicari melalui internet ke berbagai pemasok (supplier).
    Berbeda halnya dengan SCM yang menggunakan media elektronik, tidak terdapat batasan dari masing-masing pihak yang melakukan proses jual-beli barang karena masing-masing pihak dapat langsung berhubungan antara satu dengan lainnya. Setiap orang yang memiliki akses ke internet dapat mengambil bagian dalam model bisnis ini, misalnya dengan melakukan browsing di internet untuk mencari informasi mengenai produk, produsen, dan harga, men-down load perangkat lunak atau data tertentu, mengirim e-mail kepada produsen, melakukan chatting dengan konsumen lain, melakukan transaksi pembayaran dengan aneka fasilitas (seperti kartu kredit, smart card, internet interface maupun automatic ordering), dan sebagainya.
    Peningkatan value chain adalah manfaat yang diperoleh ketika seseorang atau produsen menggunakan media e-commerce. Namun selain terdapat kelebihan, penggunaan e-commerce dalam hubungannya dengan SCM ini pun juga memiliki keterbatasan yaitu ketepatan waktu dalam pengiriman barang, jangkauan daerah pengiriman barang, juga pengiriman barang masih ditakutkan dapat hilang di jalan.
    Contoh perusahaan yang baru-baru ini mengembangkan SCM dalam organisasinya adalah perusahaan penerbangan Garuda Indonesia. Bagi BUMN ini, pengembangan SCM sangat membantu dalam penjualan tiket. Pola penjualan tiket di perusahaan ini tidak lagi menggunakan jalur linier : pusat penjualan tiket – biro – konsumen. Puasat penjualan tiket dapat melakukan monitoring secara serentak terhadap seluruh biro maupun pesanan langsung dari konsumen
  2. E-Commece dapat mengurangi siklus waktu, meningkatkan kinerja karyawan dan memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan
    E-Commece dapat mengurangi siklus waktu
    Siklus waktu yang dimaksudkan dapat dimulai dari waktu pemesanan hingga pengiriman produk. Sistem pemesanan yang elektronis memungkinkan pemrosesan produk dapat lebih cepat dan akurat. Pada produk yang terdigitalisasi, e-commerce memungkinkan pengiriman produk berlangsung secara sepat dan real-time.
    Jika dari sisi pelanggan, pengurangan siklus waktu dapat diketahui dari pemesanan yang dilakukan melalui website e-commerce Kegiatan ini memungkinkan pelanggan ataupun konsumen dapat langsung melihat bagaimana kriteria sebuah produk dan memesannya. Jika transaksi telah dilakukan, maka perusahaan akan mengirimkan barang pesanan melalui jasa pelanggan.
    Apabila dari sisi perusahaan, e-commerce dapat mengurangi siklus waktu dimana perusahaan dapat melakukan penjualan yang mudah diakses dari mana saja, kapan saja, dan siapa saja. Sehingga dari pengurangan siklus waktu yang diciptakan dari penggunaan e-commerce juga akan berdampak pada pengurangan biaya pemasaran yang akan menguntungkan pihak perusahaan.
    E-Commece dapat meningkatkan kinerja karyawan
    Dalam hal ini, E-commerce menuntut setiap karyawan untuk :
    1.Komitmen, kreativitas, beradaptasi dengan setiap perubahan lingkungan perusahaan
    2.Bercirikan pemberdayaan dan desentralisasi wewenang, serta beranggotakan knowledge based workers
    3.Mampu beradaptasi secara cepat dengan teknologi baru dan perubahan lingkungan (learning organisation)
    4.Mampu dan berani bereksperimen dengan produk, jasa, maupun proses baru
    Sehingga dari tuntutan tersebut akan mengakibatkan redefinisi dalam organisasi yang berakibat pada peningkatan kinerja karyawan.
    Peningkatan tersebut dapat berupa :
    1.E-Commerce mengubah bagaimana orang-orang direkrut, di   evaluasi, dan dipromosikan
    2.E-Commerce mengubah cara training dan pendidikan yang ditawarkan pada karyawan
    3.Perusahaan dapat memangkas biaya lebih dari 50% karena semakin meningkatnya program dan pelatihan virtual yang akan mengubah cara kerja karyawan menjadi lebih baik.
    E-Commece dapat memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan
    Secara prinsip, proses pengambilan keputusan konsumen online tidak jauh berbeda dengan proses keputusan offline, yaitu terdiri atas lima tahap: identifikasi masalah, pencarian informasi internal dan eksternal (khususnya lewat internet), evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan perilaku purna beli.
    Dengan adanya pelayanan e-commerce, pelanggan akan dimudahkan untuk mengakses seluruh informasi yang up date dan terus menerus. Pelayanan yang cepat, mudah, aman, dan akurat juga menjadikan e-commerce dapat memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan.
  3. marketplaces” dengan “marketspaces
    markeplaces :
    Menekankan interaksi pertukaran barang dan jasa antara penjual dan pembeli dengan sejumlah uang secara fisik antara penjual dan pembeli
    Menyamakan minat pembeli dan penjual.
    Memfasilitasi pertukaran informasi, barang, jasa, dan pembayaran yang juga diasosiasikan sebagai transaksi pasar.
    Menyediakan infrastruktur institusional, seperti hukum, kebutuhan regular, yang memungkinkan fungsi yang efisien bagi pasar.
    Proses transaksi jual beli hanya dapat dilakukan langsung di tempat.
    Pembeli dan penjual harus berada di tempat yang sama.
    Proses transaksi terkadang tidak praktis. Hal ini dikarenakan antara penjual dan pembeli masih terjadi proses tawar menawar sebelum menentukan harga yang pasti.
    Marketspaces :
    Marketplace (tempat pasar) dimana antara penjual dan pembeli melakukan pertukaran barang dan jasa dengan sejumlah uang (atau dengan barang dan jasa lain), tetapi dilakukan secara elektronis
    Informasi yang lebih bagus dalam lingkungan bertransaksi dan hubungan.
    Biaya untuk mencari informasi yang lebih rendah untuk pembeli.
    Menghilangkan informasi yang membingungkan bagi penjual dan pembeli.
    Pemisahan sementara yang lebih baik antara waktu pembelian dengan waktu pemprosesan produk digital yang dibeli di e-marketplace
    Pembeli dan penjual bisa berada di tempat yang berbeda
    Ketidakpastian kualitas produk yang dibeli secara online. Hal ini dikarenakan calon pembeli tidak pernah melihat, khususnya yang berasal dari vendor yang tidak diketahui.
    Beberapa situs web hanya berisi informasi yang “copy” dan “paste” sehingga tidak ada pengembangan informasi lain yang diperlukan oleh konsumen tentang produk tersebut seperti komentar-komentar individu mengenai produk tersebut ataupun perbedaan antara model yang tersedia dari pabrik yang sama.
    Belum bakunya standar dan regulasi pemerintah
    Akses internet yang masih terbatas dan relatif mahal bagi
    banyak pelanggan potensial
  4. Harga Sony digital Camera (produk Sony Cyber DSC W200) bila dibandingkan antara harga pada shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com, maka harga terbaik ada pada situs bizrate.com. Informasi terbaik diperoleh pada informasi perbandingan rating terhadap produk yang sama di beberapa situs. Pada bizrate.com, Sony Cyber DSC W200 menempati posisi teratas diantara ke empat situs bila dibandingkan mengenai harga yang diberikan. Sehingga, dari informasi tersebut, calon pembeli dapat memilih bizrate.com untuk membeli produk Sony digital Camera.
  5. trust, kepuasan, loyalitas konsumen pada E-Commerce
    Faktor trust merupakan salah satu faktor kritis dalam e-commerce, terutama menyangkut competence trust dan goodwill trust. Transaksi melalui internet tidak bisa jalan tanpa adanya faktor kepercayaan. Apalagi pihak-pihak yang terlibat belum tentu bisa bertatap muka secara langsung. Faktor kepercayaan ini sangat sukar dibangun, namun sangat mudah sekali dirusak. Oleh karena itu dibutuhkan tiga faktor utama dalam rangka membangun dan mempertahankan trust, yaitu kepuasan pelanggan, reputasi dan itikad baik pemasok, serta pengakuan dari pihak ketiga
    Kepuasan konsumen pada penggunaan E-Commerce bergantung pada kualitas dari pelayanan yang diberikan. Kepuasan adalah satu hal terpenting dari reaksi konsumen dalam lingkungan online antara penjual dan pembeli dalam media elektronik. Apabila tingkat kepuasan konsumen tinggi, maka ia akan melakukan pembelian kembali dua bulan kemudian. Dengan adanya kepuasan yang dirasakan oleh konsumen, ia akan merekomendasikan penjualan internet tersebut kepada orang lain. Bagaimana pun juga, apabila terdapat konsumen yang merasa tidak puas dengan layanan yang diberikan, ia akan meninggalkan penjualan internet tersebut secara permanen. Sehingga hal ini mengarahkan bagi para online vendor agar dapat meningkatkan kualitas layanan yang dapat diberikan kepada konsumen agar ia dapat merasa puas telah menggunakan layanan E-Commerce.
    Menciptakan loyalitas pelanggan adalah hal penting yang dilakukan oleh online vendors dalam menarik dan menciptakan pelanggan baru. Selain itu loyalitas pelanggan berdampak baik untuk perkembangan dan keuntungan dari online vendors. Loyalitas pelanggan pada suatu vendor akan menyebabkan pelanggan tersebut melakukan lebih banyak transaksi dengan vendor tersebut. Salah satu cara untuk meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap penggunaan e-commerce adalah dengan memberikan pelayanan yang berkualitas baik, yang diharapkan dapat membuat pelanggan untuk kembali melakukan transaksi dengan vendor tersebut.
  6. Penerapan segmentasi pada E-Commerce
    Segmentasi pasar adalah proses mengkategorikan pasar konsumen ke dalam kelompok-kelompok yang logis untuk didasarkan pada riset pemasaran, pengiklanan, dan peenjualan. Segmentasi dilakukan dengan menggunakan alat seperti data model dan gudang data.
    Segmentasi pasar untuk pemasaran produk konsumen memiliki variable utama diantaranya geografi, demografi, psikografi, perilaku, dan manfaat. Dari variabel-variabel tersebut, maka penerapan E-Commerce dalam melakukan kegiatan transaksinya dapat menggunakan pola untuk menentukan target yang akan dibidik. Pola tersebut diantaranya :
    Preferensi homogen, menunjukkan pasar dimana semua konsumen secara kasar memiliki preferensi yang sama.
    Preferensi tersebar, mengambil posisi ditengah-tengah sehingga menarik sebagian besar manusia.
    Preferensi kelompok, menunjukkan kelompok preferensi berbeda-beda.
    Dengan demikian penerapan pola tersebut nantinya akan memberikan langkah-langkah dalam strategi E-Commerce diantaranya :
      –  Penetapan tujuan (mission)
      –  Keputusan tentang anggaran (money)
      –  Keputusan pesan (message)
      –  Penetapan media, dan
      –  Evaluasi mengenai kampanye (measurement)
  7. 3 situs yang menerapkan B2B menggunakan E-Commerce. Berikan gambaran tentang situs-situs tersebut.
    asiatrade.com
    asiatrade.com adalah sebuah situs yang menawarkan sebuah perjalanan berlibur tidak hanya di negara Asia saja, namun juga negara Amerika, Eropa, serta Australia. Situs tersebut tentu terdengar menarik. Namun yang disayangkan adalah pada tampilan awal situs yang bersifat sederhana. Iklan yang mendukung situs ini pun hanyalah hotelhub.com yang terletak di Singapura. Situs ini tidak menampilkan kelebihan apa yang dimilikinya, ataupun perjalanan yang sering dilakukan oleh konsumen yang telah menggunakan jasa situs ini.
    Namun apabila konsumen masuk ke halaman selanjutnya, akan kemana ia akan berlibur (misalnya dengan mengklik Indonesia-Bali), maka ia akan menemukan informasi-informasi yang diperlukan, seperti tiket penerbangan, paket tour, contact us, serta info perusahaan. Selain itu pada halaman tengahnya juga tersedia kolom search untuk mencari info mengenai nilai kurs terbaru, hotel, lokasi tujuan, serta tampilan gambar panorama keindahan pulau Bali berserta harganya. Sehingga dari informasi yangg tersedia, dapat meyakinkan konsumen untuk mencoba menggunkan jasa layanan situs ini
    alibaba.com
    alibaba.com adalah sebuah situs yang termasuk di dalam B2B, dimana item yang dijual tidak hanya satu jenis produk saja namun berbagai macam produk ditawarkan di situs ini. Produk-produk tersebut ditawarkan berdasarkan kategorinya dan terletak di halaman depan sebelah kiri situs. Namun apabila konsumen ingin lebih cepat dalam menentukan produk mana yang akan ia beli, konsumen dapat langsung menulis nama barang tersebut pada kolom search di halaman tengah atas situs. Pada situsnya, alibaba.com juga mengadakan perdagangan yang meliputi seluruh dunia. Tampilan yang diberikan oleh situs ini mencakup informasi yang dibutuhkan oleh konsumen, seperti berita terbaru dari kegiatan perdagangan, produk-poduk apa yang hangat saat ini, website perusahaan, serta terdapat pula informasi perusahaan-perusahaan dan partner yang tergabung di dalam situs ini. Karena produk yang ditawarkan adalah diperuntukkan pula untuk pelaku bisnis, situs yang dibuat oleh negara China ini juga menampilkan partner yang mengadakan transaksi jual beli dalam jumlah besar. Dalam masalah pembayaran, alibaba.com mengajak kerja sama dengan Frima France dan CIETAC South Asia. Selain itu dari kategori produk-produk yang ditawarkan, terlihat bahwa sasaran dari alibaba.com adalah untuk konsumen dengan tingkatan lebih tinggi.
    ecrobot.com
    ecrobot.com adalah sebuah situs yang menawarkan berbagai macam sparepart yang berkaitan dengan robot. Situs ini menawarkan dalam skala besar produk-produk nya karena tujuan dari pembuatan situs ini berkaitan dengan perdagangan antar sesama pebisnis.
    Tampilannya bersifat sederhana tidak memungkinkan pengunjung yang datang hanya segelintir. Dari jumlah tawaran, produk, dan perusahaan yang tergabung didalamnya, terlihat bahwa situs ini sering dikunjungi oleh konsumen yang ingin mengadakan transaksi. Pada tampilan awalnya, situs ini hanya menggunakan Google sebagai iklan, selebihnya hanyalah produk dari perusahaan. Sehingga situs ini termasuk dalam kategori specialisasi.

Gambaran umum tentang beberapa E-Mall

  • FastNcheap.com
    Dilihat dari website yang ditampilkan, situs ini menawarkan tentang penjualan computer dan PC aksesoris. Didalam situs ini dimudahkan untuk melakukan jual beli beramacam-macam Lomputer dan PC aksesoris.
  • Bhinneka.com
    Sama halnya dengan fastncheap.com, situs ini juga menawarklan bermacam komputer dan aksesoris. Tapi yang saya ketahui ada keunggulan dari situs ini yaitu kita bisa melakukan chat online dengan sales consultant dari Bhinneka.com itu sendiri
  • Mizan.com
    Mizan.com memberikan gambaran tentang pelayanan dan penjualan buku-buku melalui internet atau yang lebih dikenal dengan E-book. Dengan situs ini kita bisa mendapatkan buku-buku yang kita inginkan dan dapat langsung melakukan pemesanan.
  • Amazon.com
    Amazon pada pertama kali situs ini muncul, hanya menawarkan tentang penjualan buku, tapi dengan seiiring berkembangnya waktu Amazon.com ini mulai merancah beraneka bisnis, seperti musik dll.
  • BarnesAndNoble.com
    Didalam situs ini mungkin lebih banyak pilihan yang ditawarkan seperti book, DVD’s, musik, Magazine, toys, games dan lain sebagainya. Sehingga situs ini yang bisa dikatakan sebagai E-mall yang generalized

Perbandingan antar masing-masing situs E-mall diatas
Dilihat dari situs-situs yang dipaparkan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa mereka itu memiliki segmen pasar yang bebeda-beda seperti contohnya, fastNcheap.com dan Bhinneka.com mereka menawarkan hanya barang-barang kebutuhan untuk computer saja, sedangkan Mizan.com dan BarnesAndnoble.com mereka menawarkan buku yang bisa juga langsung melakukan pemesanan pada situs mereka. Lain halnya dengan Amazon.com, situs ini menawarkan bermacam-macam barang kebutuhan, memang pada awalnya Amazon.com hanya menawarkan buku sam halnya dengan Mizan.com dan BarnesAndnoble.com tapi selanjutnya mereka juga mulai menjelajahi pasar bisnis lainnya baik music dll.

Komentar singkat tentang situs E-mall
Semua situs-situs yang dijelaskan diatas merupakan bagian kecil dari beratus-ratus situs yang menawarkan barang yang sama, tergantung dari segmen pasar yang mereka bidik. Jadi, menurut saya situs E-Mall yang saya paparkan tadi merupakan tempat dimana kita bisa melakukan transaksi jual beli secara elektronik sesuai dengan kebutuhan yang kita inginkan.
Dari bermacam-macam situs E-mall tersebut akan memudahkan kita dalam mencari barang yang kita inginkan tanpa harus kita repot mencari, kita cukup tinggal menggunakan jaringan internet dan mengakses daripada situs-situs tersebut.
Akan tetapi, disamping kemudahan yang diberikan tidak memungkinkan bahwa sesuatu tersebut tidak luput dari tindak kejahatan (cyber crime) mereka bisa saja melakukan sebuah penipuan, karena dengan internet masih rentan atas keamanannya. Maka sebaiknya dalam mengakses kita harus mengetahui betul situs-situs yang kita datangi tersebut resmi adanya.

ELEKTRONIK MALL ( E-MALL)

Mall Elektronik. Pusat Pertokoan Elektronik yang menyediakan fasilitas mirip dengan mall di dunia nyata, pada mall eletronik ini ditampilkan produk-produk dari berbagai toko, dan jika pengunjung mall tersebut tertarik untuk membeli, pada mall elektronik ini juga disediakan berbagai fasilitas sampai termasuk transaksi. Pembayaran biasanya dilakukan dengan kartu kredit dan pengirimin barang melalui pos atau jasa kurir.
Sebagai tambahan untuk berbelanja pada storefront pribadi, consumer bisa juga berbelanja pada electronic mall (e-mall). Sama seperti mal pada dunia fisik, e-mall adalah tempat berbelanja online yang bertempat dibanyak toko bertempat. Contoh hawaii.com adalah e-mall yang menjual barang-barang dan toko di hawaii. Itu mencakup direktori produk kategori dan toko pada setiap kategori.
Ketika consumer mengindikasi kategori yang ia inginkan, consumer ditransfer kepada storefront pribadi yang cocok dengan keinginannya. Mall seperti ini tidak menyediakan jasa. Ini hanya merupakan direktori. Ada mall-mall lain yang khusus menyediakan jasa. Beberapa mall biasanya sangat besar, yang didalamnya terdapat banyak penjual virtual.

TIPE TOKO DAN MALL
Ini adalah beberapa tipe toko dan mall :

  1. toko / mall umum (Generalized)
    ini adalah marketspace yang besar yang menjual semua tipe produk/ contoh amazon.com, choicemall.com, shop4.vcomshop.com, spree.com dan portal publik yang besar seperti yahoo.com, aol.com, lycos.com. semua departemen yang besar dan toko diskon termasuk dalam kategori ini.
  2. toko / mall spesial
    mereka hanya menjual satu tipe atau beberapa tipe produk, seperti buku,bunga.anggur, mobil, atau hewan. Amazon.com memulai bisnisnya sebagai spesial penjual buku, namun sekarang telah berubah menjadi general store. 1800flowers.com hanya menjual bunga dan hadiah yang berkaitan. Fashonmall/beautyjungle spesialisasi pada produk kecantikan, tips, dan trend mode. Cattoys.com menjual berbagai macam mainan kucing. Uvine.com menjual anggur.

Berikut adalah sedikit info mengenai Amazon.com :
Mungkin sebagian orang sudah banyak yang tau mengenai situs Amazon.Com. yaitu merupakan salah satu Toko Online terbesar saat ini. Dimana situs tersebut menjual berbagai macam / jenis produk. Kita ambil contoh salah satunya adalah buku2 yang memungkinkan kita dengan mudah untuk membelinya. Kenapa bisa dikatakan mudah? Karena Amazon.com memberikan berbagai fasilitas yang memudahkan kita untuk memilih buku mana yang harus dibeli :
Berikut contoh fasilitas yang ada di situs Amazon.com :
– Review dan informasi rating dari buku yang bersangkutan
– Hanya perlu melakukan satu kali klik di mouse untuk membeli buku
– Search engine untuk memudahkan pencarian buku
Lalu yang menarik lagi dari Amazon.com adalah menawarkan buku dengan harga yang jauh lebih murah bahkan sampai 50% dari harga pasar. Kenapa demikian? Hal ini dikarenakan mereka berdiri sendiri dalam arti mereka tidak perlu lagi menyewa showroom ya… seperti halnya toko-toko buku konvensional.
Tetapi, mereka juga melakukan efisiensi besar dengan mengurangi stok buku. Jadi mayoritas kebanyakan buku yang ada di situs mereka tidak ready-stock. Tapi jangan kwatir karena system mereka memungkinkan mereka memesan buku-buku tersebut dengan cepat, sehingga costumer tidak terlalu lama untuk menunggu. Yang membedakan situs ini dengan toko2 konvensional lainnya adalah mereka (amazon.com) sengaja mengurangi jumlah uang diam yang tertanam di stock buku.

Komentar mengenai Amazon.com :
Kini Amazon.com juga telah merambah ke beberapa sektor lainnya seperti musik dan video, yang sama halnya seperti buku, adalah sektor yang gemuk laba. Namun ekspansi ini, ditambah dengan biaya marketing yang sangat besar, membuat Amazon.com masih belum menghasilkan laba sampai detik ini. Tetapi para investor mempercayai model bisnis mereka, sehingga pada saat IPO saham mereka melonjak naik berkali-kali lipat
Jadi walaupun mereka tidak mempunyai showroom atau toko yang benar-benar nyata, mereka dapat meraup untung yang besar. Sehingga jenis perdagangan online seperti ini merupakan bukti nyata bahwa sesuatu yang dianggap tidak mungkin bisa menjadi mungkin.

Source :

  1. http://ingindiklik.blogspot.com/2009/02/all-about-amazoncom.html
  2. http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-tugas-makalah/e-commerce/pembahasan-e-marketplace

PERKEMBANGAN INTERNET DI INDONESIA DAN DI DUNIA SAMPAI DENGAN TAHUN 2008

STATISTIK PERKEMBANGAN INTERNET DI INDONESIA
Pengguna Internet (2007) di Indonesia
25 juta orang
Target 2008 di Indonesia
40 juta orang

Pada abad ke 21, komputer menjadi suatu media yang sangat konvensional di dunia, terlebih dengan teknologi lain yang telah ditanamkan di dalamnya yaitu jaringan Internet. Jaringan Internet adalah jaringan komputer yang mampu menghubungkan komputer di seluruh dunia sehingga informasi, berbagai jenis dan dalam berbagai bentuk dapat dikomunikasikan antar 6 belahan dunia secara instan dan global . Teknologi informasi telah membuka mata dunia akan sebuah dunia baru, interaksi baru, market place baru, dan sebuah jaringan bisnis dunia yang tanpa batas.
Disadari betul bahwa perkembangan teknologi yang disebut internet, telah mengubah pola interaksi masyarakat, yaitu; interaksi bisnis, ekonomi, sosial, dan budaya. Internet telah memberikan kontribusi yang demikian besar bagi masyarakat, perusahaan / industri maupun pemerintah. Hadirnya Internet telah menunjang efektifitas dan efisiensi operasional perusahaan, terutama peranannya sebagai sarana komunikasi, publikasi, serta sarana untuk mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh sebuah badan usaha dan bentuk badan usaha atau lembaga lainya.
Menurut data IDC (Internet Indo Data Centra Indonesia), ada sekitar 196 juta pengguna Internet di seluruh dunia sampai akhir tahun 1999, dan menjadi 502 juta pengguna pada tahun 2003. Kemudian kegiatan berinternet akan bertambah dua kali lipat setiap 100 hari, dan diperkirakan pada tahun 2005 sebanyak 1 milliar penduduk dunia akan tergabung dan terhubung satu sama lian melalui jaringan Internet.
Perkembangan penggunaan Internet di Indonesia tidak pula kalah mengesankannya dengan ramalan IDC tersebut. Angka statistik yang disajikan diatas cukup mengejutkan mengingat secara keseluruhan internet relatif baru dikenal oleh masyarakat Indonesia, bahkan pada tahun 1996 dimana masyarakat Indonesia umumnya baru saja mengenal internet, kurang dari sepersepuluh jumlah pengguna massa sekarang, dan frekuensi pemakaiannya pun cenderung rendah. Namun internet sebagai suatu ‘variabel’ di Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan.
Kronologis tahun-tahun perkembangannya adalah sebagai berikut : Pada tahun 1995, Pusat ‘Industri dan Perdagangan Lembaga Pengembangan Kewirausahaan Bina Mitra Sejahtera mendata bahwa ada sekitar 10.000 pengguna yang tersambung ke Internet, dan pada tahun 1997 angka itu menjadi 100.000. Kemudian menurut Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia pada akhir tahun 2001 mencapai 2,4 juta orang. Meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan angka pada akhir tahun 200 sebesar 1,9 juta orang. Pengguna sebanyak 2,4 juta orang tersebut terdiri dari 550 ribu pengguna perumahan, 26 ribu pengguna perusahaan, 2000 sekolah dengan rata-rata 500 pengguna/siswa persekolah, 500 perguruan tinggi dengan rata-rata 1000 mahasiswa per kampus dan 2500 warnet dengan rata-rata 100 orang pelanggan perwarnet.
Berikut adalah jumlah pengguna internet di dunia (Juni 2008)
1.463.632.361 – Jumlah pengguna Internet di seluruh dunia (Juni 2008).
578.538.257 – pengguna Internet di Asia.
384.633.765 – pengguna Internet di Eropa.
248.241.969 – pengguna Internet di Amerika Utara.
139.009.209 – pengguna Internet di Amerika Latin / Karibia.
51.065.630 – pengguna Internet di Afrika.
41.939.200 – pengguna Internet di Timur Tengah.
20.204.331 – pengguna Internet di Oseania / Australia.

Source :
http://www.cjdw.net/internet/sekilas-perkembangan-internet-di-indonesia.htm
http://dunia4you.blogspot.com/2008/06/sejarah-perkembangan-internet.html